02/12/13

pakai hape di pesawat

Belakangan lagi hebih berita tentang seorang PNS yang memukul pramugari perihal menyalakan telepon genggam di dalam pesawat. Berita yang sangat menampar siapa aja yang berani membahayakan nyawa orang lain hanya karena kepetingan pribadi – dalam hal ini menggunakan handphone di dalam pesawat. 

Minggu kemaren Tulang gue ke Semarang lagi. Kali ini dia berangkat sendiri naik KA.  Ada acara acara 7 bulan kehamilan sepupu gua disana, yang notabene adalah keponakan Tulang gue. Sementara gue dan Nantulang gue tinggal di rumah, kesepian dan kelaparan.

Setelah beberapa hari hidup tanpa Tulang gue, akhirnya Tulang gue kembali ke rumah. Awalnya dia pengin naik KA juga, tapi karena beberapa hal, akhirnya dia kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat.

Perlu diketahui bahwa kejadian ini berlangsung tidak begitu lama setelelah Tulang gue beli hape baru, yaitu Samsung Grand. Dan dia belum bisa mengoperasikan hape itu dengan baik. Bahkan untuk membuka SMS yang masuk pun dia belum paham. Saat itu dia hanya bisa menjawab panggilan dan membuat panggilan baru.

Setibanya Tulang gue di rumah, kami langsung heboh sambil melihat bawaannya yang banyak banget. Ada Bandeng Juwana, Bakpia yang-entah-dibeli-dimana, Tahu Baxo (literally), dan masih banyak makanan kecil lainnya.

Waktu gue lagi asik buka oleh-oleh yang dibawa, Tulang gue nyeletuk, “Gimana caranya mematikan hape ini ya?”

“Ya gampang, Lang. Tingal pencet tombol yang di sebelah kanan lama, trus pilih Matikan Daya”, kataku sambil mempraktekkan di hapenya.

“Oh. Tulang gak tau.” Katanya. “Tadi waktu mau Tulang matiin di pesawat, Tulang gak tau caranya. Jadinya Tulang biarin aja gitu.”

Gue langsung nerhenti ngulik oleh-oleh yang dibawa Tulang gue dan langsung mandang Tulang gue shock.

“Hah.. Tulang biarin hapenya nyala?”

 "Iya.” Jawabnya santai.

"Terus, Tulang gak diomelin ama pramugari?"

"Enggaklah, kan mereka gak tau."

Kayaknya sih bukan karena mereka gak tau, tapi karena mereka takut diomelin ama Tulang gue yang mukanya sangar kayak orang Batak. Eh, emang orang Batah ya. Hehe

“Terus, pesawatnya gak apa-apa kan, Lang?

Parah. Untung aja gak terjadi apa-apa. Padahal kan lagi heboh banget tentang kejadian kecelakaan yang diakibatkan sinyal hape dalam pesawat.

Seharusnya dia bisa minta tolong sama orang yang duduk disampingnya atau sama Flight Attendant. Ini malah diam aja. Padahal peraturan penerbangan di Indonesia dengan jelas menyatakan bahwa semua perangkat elektronik harus dimatikan selama penerbangan demi tidak terganggunya sistem navigasi pesawat.

Tulang gue memang gitu orangnya. Susah. Gak mau dianggap gaptek, padahal emang gaptek. Dan dia selalu menghindari kegiatan yang dapat membuatnya malu, ya seperti bertanya itu.

Akhirnya, gue tunjukin cara matiin hape yang baik dan benar ama dia. Gue juga kasih tau tentang fitur Flight Mode yang ada di hapenya, biar dia bisa tetap menggunakan hapenya untuk jeprat-jepret di dalam pesawat tanpa mengganggu suistem navigasi pesawat.

Mudah-mudahan kedepannya dia gak membahayakan nyawa orang lagi.

---

Mulai sekarang, harus hati-hati kalau naik pesawat bareng Tulang gue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar