19/05/14

Rencana Solo Trip ke Bali

Akhirnya niatku untuk berlibur ke Bali kesampaian juga.

Sebenarnya niat itu tidak terlalu besar. Bahkan Bali tidak termasuk dalam salah satu tempat wisata di dalam bucket list-ku. Tetapi, karena Bali merupakan sebuah ikon pariwisata yang sangat terkenal, bahkan lebih terkenal daripada Indonesia, maka tidak ada salahnya kalau aku berlibur ke Bali. Toh yang namanya berlibur tidak melulu mengenai tempat, tapi bisa juga mengenai pelakunya. Begitu pikirku.

Dan ketika maskapai Airasia mengadakan promo besar-besaran, aku pun mulai mencari tiket murah ke Bali. Sengaja aku begadang malam itu, karena memang promonya berlaku mulai dini hari. Tapi apa lacur, saat jam 2 subuh aku akan melakukan pembelian tiket, website Airasia tidak bisa dibuka dengan alasan ‘server down’. Ternyata tidak hanya aku yang memiliki ide cemerlang untuk membeli tiket promo, semua orang di Indonesia juga demikian. Terbukti ketika aku membuka akun Twitter Airasia Indonesia, aku melihat banyak terstimoni dari orang yang sudah mendapatkan tiket gratis dan murah ke berbagai tujuan.

Melihat testimoni mereka, aku semakin semangat. Tanggal sudah ditentukan. Dana sudah disiapkan. Tapi, sampai jam 3 subuh, tidak ada tanda-tanda bahwa proses booking tiket ini akan berhasil. Server masih saja down.

Kecapaian menunggu, akhirnya aku tertidur di depan laptop.

Ketika pukul 5:30 pagi aku dibangunkan oleh alarm, tanpa pikir panjang aku langsung membuka website Airasia dan mencari penerbangan lagi. Syukurlah pagi itu servernya sudah tidak bermasalah. Setelah mencari-cari, aku mendapat tiket promo Jakarta-Bali dengan harga yang lumayan murah. Sialnya, saat ingin mencari tiket pulang, aku tidak mendapat tiket promo lagi, yang ada malah mahal.

Alternatif lain, aku mencari penerbangan Bali-Bandung.

Untunglah masih ada promo yang tersisa. Setelah melakukan proses booking dan pembayaran online, akhirnya resmi aku akan berangkat ke Bali beberapa bulan kedepan.

Rasa kantuk akibat kurang tidur hilang seketika. Ketika sedang mandi, aku sudah memikirkan berbagai pantai yang akan aku temui disana. Aku sudah membayangkan diriku memakai celana pantai berwarna biru motif bunga warna putih polos tanpa mengenakan atasan, berlarian disepanjang pantai sambil tertawa bahagia. Di bibir pantai, terlihat bule-bule sedang berjemur dibawah payung coca-cola dengan pakaian mereka yang sangat  minim. Sementara matahari bersinar dengan cerah.

Liburan yang menyenangkan!!

Kemudian semua bayangan itu berganti dengan kenyataan bahwa aku harus bekerja mencari dana untuk digunakan liburan nanti.
***
Sudah 9 bulan berlalu sejak aku membeli tiket promo ke Bali. Keberangkatanku ke Bali tinggal hitung hari saja. Sembilan bulan seharusnya cukup untuk menghasilkan seorang anak, namun demikian, persiapanku masih sangat minim. Satu-satunya yang sudah kulakukan saat itu adalah, menghubungi kenalanku yang kuliah di Bali dan mengabarkan kepadanya bahwa aku akan menginap di kosannya selama berkunjung ka Bali. Dan dia meng-iya-kan begitu saja.

Sementara itu, itinerary belum disiapkan.

Aku bahkan tidak tau harus kemana saja ketika di Bali nanti.

Ini adalah pertama kalinya aku akan mengadakan solo traveling. Entah bagaimana aku nanti disana. Apakah aku bisa bertahan? Kalau kata temanku yang sudah sering melakukan solo traveling, “selama masih bisa berbahasa Indonesia, pasti akan tetap hiduplah.”

Entah kenapa, kata-katanya itu tidak terlalu menghibur.

Aku yang kebingungan lalu menanyakan tujuan wisata yang ‘wajib’ dikunjungi selama di Bali di Twitter. Respon yang aku terima adalah, diving di Lembongan dan snorkeling di Karma Kandara (atau dikenal juga dengan Nammos Beach).

Penampakan Pantai Karma Kandara dari hasil pencarian Internet (source: here)

Setelah melakukan pencarian singkat tentang kedua tempat itu di Google, aku pun setuju.

Baiklah, 2 tujuan sudah ada.

Aku kemudian mencari dan mencari lagi kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan di Bali, sekaligus merencanakan itin.

Pada saat itu, salah seorang temanku mengatakan bahwa maskapai Merpati sedang mengadakan promo ke berbagai tujuan. Aku langsung membeli satu tiket penerbangan Lombok-Bali. Setelah kunjunganku ke Lombok bulan Mei lalu, aku memang sudah memastikan untuk mengunjungi tempat ini lagi. Terlalu banyak tempat eksotis yang belum sempat aku datangi.

Aku juga sudah membeli paket Parasailing di Tanjung Benoa.

Selain itu, aku juga sudah bertandang ke forum-forum perjalanan di Facebook mengenai trik dan tips saat traveling ke Bali dan Lombok.

Dan beberapa hari sebelum keberangkatan, aku sudah memiliki itinerary yang menurutku cukup ciamik.

H1 (Keliling Bali Selatan)
-          Menikmati sunrise di Sanur (note: sunrise pukul 5.30 pagi)
-          Mengunjungi Pantai Penyu di Pulau Serangan
-          Makan Siang di Jimbaran (note: beli ikan mentah, kalau bisa Red Snapper, di pasar ikan Kedongan, lalu minta dibakarkan ditempat)
-          Mengunjungi Pantai Padang-Padang atau Karma Kandara
-          Menikmati sunset di Suluban
-          Night life at Kuta

H2 – Menikmati Tari Kecak di GWK dan Uluwatu, selebihnya menyesuaikan (bisa ke Tanjung Benoa atau kemanalah)

H3 – Menyusuri Bali Timur (Sukawati, Pura Besakih dan Tanah Lot), malamnya nyebrang ke Lombok pakai Ferry

H4 – Snorkeling di Lombok (Pantai Tangsi dan Tanjung Ringgit)

H5 – Cari oleh-oleh di Desa Sade dan siangnya kembali ke Bali pakai Merpati

H6 – Cari oleh-oleh di Bali dan kembali Ke Jakarta

Itu adalah itin yang paling bagus yang bisa aku susun. Aku tau, masih banyak kekurangan di itin tersebut. Termasuk, informasi transportasi dan akomodasi. Juga mengenai jadwal keberangkatan boat dari Bali ke Lombok, dlsb. Namun demikian, aku cukup puas.

Aku juga sudah meminjam snorkel gear dan kamera underwater dari temanku.

Satu hal yang ada dalam pikiranku saat itu, perjalanan ke Bali akan menjadi liburan yang menyenangkan. Aku tidak perbah berpikir itinerary yang sudah kususun sedemikian rupa tersebut aan berubah menjadi sampah tak berguna begitu aku sampai di Bali.


4 komentar:

  1. Loh? masih rencana ya..
    udah rinci gitu.. :)
    kalo gua kemarin udah ke Bali, daftar yg lu buat gak jauh beda ama gua. *ngoahaha* bisa ditengok di blog gua :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Travelingnya udah sih tahun lalu, ini catpernya, mulai dari plan sampai eksekusi..

      Oh ya? kok bisa sama ya?

      Hapus
  2. Wuh asikkk seminggu gitu, goodluck and have fun deh! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. I had fun, indeed. Thx for the wish :)

      Hapus